• Home
  • About
  • Contact
    • Phone
    • Email
    • Adress
  • Shop
  • Advertise
Diberdayakan oleh Blogger.
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

Nurdin El Bugis

- المجاهد فى سبيل الله المشتق إلى جمال الله هو عنواننا -


Dalam rangka memperingati hari besar islam isra dan mi’raj nabi besar Muhammad SAW, komandan Lanud Wolter Monginsidi mengundang Bapak Pengasuh Gontor 7 untuk menyampaikan hikmah isra dan mi’raj.
H. Heru Wahyudi, S.Ag dalam pengajiannya menyampaikan kepada segenap anggota TNI AU di lingkup Lanud WMI bahwa kegiatan semacam ini merupakan ibadah yang mengandung nilai-nilai penting dalam kehidupan. Diantaranya ada nilai kebersamaan, solideritas dan silaturrahmi yang terjalin erat diantara kaum muslimin.

            
             Dalam kesempatan ini pula H. Heru Wahyudi, S.Ag tidak lupa menyampaikan tentang visi, misi dan nilai ajaran Pondok yang saat ini sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, “semoga silaturrahmi yang baik ini akan tetap terjalin diantara Gontor dan Lanud.”Ungkap beliau di akhir ceramahnya.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Guna mengetahui hasil bimbingan belajar bagi calon pelajar maka Panitia Penerimaan Santri baru yang diketuai oleh Ust. Bambang DK mengadakan ulangan umum yang diselenggarakan selama satu hari bertempat di masjid jami Gontor 7.
Ulangan umum ini diikuti oleh 86 orang calon pelajar dan melibatkan 6 orang pengawas dari dewan guru. Adapun materi yang disoalkan pada ulangan umum ini adalah materi-materi pokok yang akan diujikan pada ujian masuk mendatang, yaitu berhitung angka dan soal, bahasa Indonesia dan imla.
             Diharapkan dengan adanya ulangan umum ini calon pelajar lebih siap untuk menghadapi ujian masuk dan mendapatkan hasil yang terbaik.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Sebagai penghujung dari rangkaian acara PORSENI Khutbatul Arsy dewan Guru Gontor 7 mengadakan acara rutin yang bertajuk Maharaj Live in Concert 2011.Acara yang diketuai oleh Ust.Yahya Irwan Soeherman ini menampilkan kesenian lagu dangdut dan pop dan tidak ketinggalan pula seni bela diri yang dipertunjukkan oleh para dewan guru KMI Gontor 7.
Dalam sambutannya H. Heru Wahyudi, S.Ag mengatakan bahwa acara ini termasuk dalam rangkaian pekan perkenalan Khutbatul Arsy yang wajib diikuti oleh seluruh santri maupun guru sehingga dapat menumbuhkan niat yang baru untuk mengemban tugas dan menuntut ilmu di Pondok ini.
Lebih lanjut beliau memaparkan bahwa MAHARAJ merupakan singkatan dari Mahasiswa Riyadhatul Mujahidin dengan harapan kedepan Pondok ini memiliki pusat studi islam terbesar dan terkenal di Indonesia bagian Timur. “kalau di Gontor ada ISID yang menjadi pusat studi islam, maka di Pudahoa ini akan menjadi Markas kedua keilmuan islam di Kawasan Indonesia Timur,” ungkapnya dalam sambutan pembuka.
Turut hadir dalam acara ini Bapak Pengasuh Pondok Modern Gontor Putri 4 H. Mohammad Hanif Hafidz, S.Ag dan beberapa dewan guru, dan juga pemerintah desa Pudahoa beserta jajarannya yang pada saat itu Kepala Desa Pudahoa mendapatkan kesempatan untuk menyumbangkan lagu dan juga Ust. Nurwahyuddin, S.Pd.I yang juga ikut bernyanyi sehingga menambah meriahnya suasana ketika itu.
Acara yang dimotori para mahasiswa dan juga dewan guru ini dirangkaikan dengan pembagian hadiah para pemenang lomba olahraga dan seni pada PORSENI tahun ini.Tampil sebagai juara umum pada PORSENI tahun ini adalah rayon Indonesia 2.Acara malam itu ditutup dengan makan malam bersama seluruh dewan guru dan Bapak Pengasuh.



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Dinamika yang tak berhenti adalah ciri kehidupan Pondok, maka untuk mewujudkan itu staf Pengasuhan Santri dan Panitia Pekan Perkenalan mengadakan acara lomba vocal group antar rayon.Acara ini juga dirangkaikan dengan lomba pidato dengan menggunakan bahasa daerah.
Dalam acara ini turut serta sebagai peserta seluruh santri dari masing-masing asrama.Jumlah peserta yang tampil pada acara ini 5 asrama dan 6 santri yang membawakan pidato dengan bahasa daerah masing-masing.Acara yang juga dihadiri oleh seluruh siswa SD se kecamatan Mowila ini mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari Bapak Pengasuh Pondok Modern Gontor 7.
Lomba pidato dengan menggunakan bahasa daerah atau yang dikenal dengan demonstrasi bahasa merupakan usulan langsung dari Bapak Pengsuh Pondok Modern Gontor 7 H. Heru Wahyudi, S.Ag dengan pertimbangan bahwa santri di Pondok ini berasal dari berbagai daerah walaupun lokasi Pondok ini di Sulawesi Tenggara.
Acara yang dimotori oleh siswa kelas 5 ini juga menampilkan antraksi dari siswa akhir KMI yang baru selesai mengikuti ujian akhir.Pada acara tersebut siswa akhir KMI menampilkan paduan suara yang dirangkaikan dengan teaterikal puisi sehingga menjadikan acara tersebut semakin meriah.
Ust.Abdurrahman, S.Pd.I selaku koordinator umum Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy mengatakan, acara tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya. “karena barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin maka dia adalah orang yang beruntung,” tandasnya di penghujung acara malam itu.







Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

         Sebagai ungkapan rasa syukur yang mendalam atas selesainya ujian akhir KMI di Pondok Modern Gontor 7 maka Panitia Ujian Akhir mengadakan serangkaian acara yang dimotori pula oleh seluruh siswa akhir KMI Gontor 7. Acara diawali dengan seremonial penutupan ujian yang bertempat di Wisma Lama Gontor 7.
Pada kesempatan kali ini Bapak Pengasuh Pondok Modern Gontor 7 H. Heru Wahyudi, S.Ag memberikan arahan dan nasehat terkait aktifitas siswa kelas enam setelah ujian berlangsung, “jangan lengah, masih ada tugas dan kewajiban yang harus kalian emban,” ungkapnya.
Kemudian rangkaian kesyukuran dilanjutkan dengan pengarahan pembuatan Paper yang dibimbing oleh Ust. Nurdin Firmansyah, S.Th.I. Dalam acara tersebut turut mengawal pula pembimbing siswa akhir Ust. Harun Akbar, S.Th.I.

           Dalam arahan ini langsung dibentuk pula pembimbing masing-masing kelompok dalam pembuatan karya ilmiah paper.Kegiatan yang wajib diikuti oleh siswa akhir setelah ujian ini berlangsung kondusif dan terkendali dibawah bimbingan Bapak Pengasuh Pondok Modern Gontor 7 H. Heru Wahyudi, S.Ag.







Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

             Sebuah kesempatan yang luar biasa yang diberikan kepada Bapak Pengasuh Pondok Modern Gontor 7 H. Heru Wahyudi, S.Ag untuk menjadi panelis dalam acara Diskusi Panel yang diselenggarakan Polda Sulawesi Tenggara bertempat di Mapolda Sultra dengan tema “Kemitraan Polri-Masyarakat dalam Menangani Radikalisme”.
            Dalam acara yang dihadiri para tokoh, penentu kebijakan dan praktisi pendidikan se Sulawesi Tenggara ini Bapak Pengasuh memaparkan bahwa untuk menangkal radikalisme perlu ditangani secara menyeluruh, tidak hanya polri dan masyarakat namun pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berbasis agama pun harus dilibatkan secar total.
            Namun yang lebih penting ungkapnya bahwa yang melandasi terjadinya radikalisme di kalangan pemuda dewasa ini adalah kurangnya peran serta lembaga pendidikan dalam membentuk karakter, sehingga pemuda generasi penerus bangsa ini terkesan tidak mempunyai karakter yang jelas. Maka pesantren dengan segala dinamika yang ada tetap mengedepankan pendidikan dan pembentukan karakter dan mental sehingga diharapkan akan tercipta generasi bangsa yang unggul.
            Lebih lanjut beliau memaparkan bahwa cikal bakal radikalisme bukan di pesantren seperti yang diisukan selama ini.Pesantren seolah-olah menjadi kambing hitam dalam segala aktifitas radikal yang timbul di masyarakat.Padahal kenyataannya keberadaan pesantren justru menjadi alternative untuk terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.Semoga dengan kehadiran Bapak Pengasuh dalam acara tersebut dapat membuka wawasan masyarakat luas tentang peran dan fungsi pesantren dalam ikut serta membangun bangsa.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


           Salah satu rangkaian dari Pekan Olahraga dan Seni adalah Festifal Lagu dan Lomba Pidato.Acara yang dihelat di lapangan Palestina ini dimeriahkan oleh penampilan para penyanyi utusan dari masing-masing asrama dan orator-orator handal baik berbahasa Arab maupun Bahasa Inggris. Sedangkan untuk lomba pidato bahasa Indonesia diberikan kepada santri baru yang kala itu masih berstatus calon pelajar yaitu dari rayon Al Azhar dan Aligarh.

            Bapak Pengasuh Pondok Modern Gontor 7 H. Heru Wahyudi, S.Ag turut berperan mengawal dan mengikuti jalannya acara hingga usai. Dalam sambutannya beliau mengatakan, segala dinamika yang ada di Pondok ini merupakan pendidikan, “maka saya yakin kalian lebih baik dengan menyanyi, joget untuk kegiatan semacam begini daripada mereka yang hanya duduk-duduk di deker,” ujarnya.


            Acara ini juga dihadiri oleh para wali santri dan para siswa dari SD sekitar se kecamatan Mowila.Dengan kehadiran mereka diharapkan membawa dampak positif bagi perkembangan sosialisasi tentang system Gontor secara utuh.Sehingga kedepan antusiasme masyarakat menjadi semakin bertambah.




Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

              Menginjak tahun ajaran baru di Pondok Modern Gontor 7 selalu diawali dengan dinamika kegiatan yang begitu padat. Salah satunya adalah Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI). Porseni merupakan salah satu rangkaian kegiatan Khutbatul Arsy, maka momentum ini wajib diikuti oleh seluruh santri dan guru bahkan keluarga Pondok secara menyeluruh, bahkan siswa akhir yang sedang menempuh ujian akhir pun ikut terlibat.


          Sabtu (18/7) pagi seluruh santri dan guru berkumpul di Lapangan Palestina guna mengikuti kegiatan upacara pembukaan PORSENI 2011. Seluruh santri terlihat antusias mengikuti acara ini. Bapak Pengasuh Pondok Modern Gontor 7 H. Heru Wahyudi, S.Ag dalam sambutannya selaku inspektur upacara mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun pembentukan integritas yang tinggi baik dari santri maupun guru, sehingga motto Gontor 7 tahun ini adalah “Dengan Totalitas Kehidupan Pondok dalam Kebersamaan Wujudkan Generasi yang Integrit”.
            Lebih lanjut H. Heru Wahyudi, S.Ag menerangkan bahwa yang dimaksud integritas adalah kepedulian, loyalitas yang tinggi dan rasa memiliki terhadap pondok, guru, sisitim dan segala apa yang ada di Pondok ini, itulah integritas. Karena suatu bangsa akan maju apabila masyarakatnya mempunyai integritas yang tinggi, begitu pula Pondok ini apabila seluruh santri dan guru memiliki integritas yang tinggi maka insya Allah Pondok ini akan berkembang dengan pesat.
            Upacara ini ditutup dengan senam masal yang diikuti oleh seluruh santri dan dewan guru KMI. Tidak ketinggalan pula lomba senam langsung dihelat di penghujung upacara tahunan ini. Dengan diadakannya PORSENI diharapkan dapat menumbuhkan integritas yang tinggi pada jiwa santri, guru dan seluruh penghuni Pondok ini.







Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy di Pondok Modern Gontor 7 tahun ini terasa berbeda. Selain dihadiri oleh Bapak Pimpinan, KH. Syamsul Hadi Abdan, S.Ag, pada tahun ini bertambah dua acara pada penampilan, yaitu Marching Band Voice of Riyadatul Mujahidin (MB VOR) dan Singa Depok. Setali tiga uang dengan tema yang dicanangkan untuk tahun ini, yaitu “Totalitas Kehidupan Pondok Dalam Kebersamaan Wujudkan Generasi Integrit”.
MB VOR menampilkan beberapa lagu baru dan menarik. Diantaranya Tobat Maksiat (TOMAT) dengan aransemen oleh Siswa Akhir KMI 2011, Pandangan Pertama dan lagu lainnya. Di bawah bimbingan Ustadz Zulfahmi Syukri Zarkasyi dan Ustadz Iqbal Muttaqien, waktu singkat untuk latihan menjelang Apel Tahunan dapat memberikan penampilan maksimal yang memukau. Begitu juga penampilan yang lainnya.
Pada Apel tahun ini, Bapak Pimpinan menyampaikan, bahwa perkembangan Pondok Modern Gontor beserta cabangnya begitu pesat dan itu patut disyukuri. Beliau juga tidak lupa untuk memberikan peringatan untuk selalu berhati-hati pada generasi ketiga. “Generasi pertama telah tiada, generasi kedua telah tiada, maka berhati-hatilah generasi ketiga, waspadalah, waspadalah…!” beliau mengakhiri pidato Apel Tahunan.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
 
Sepekan setelah kedatangan santri di Gontor 7 Panitia Ujian yang diketuai oleh Ust. Nashrullah Hadi mengumumkan hasil ujian akhir tahun kepada seluruh santri yang terangkum dalam rangkaian yudisium kenaikan kelas tahun ajaran 2010-2011.


            H. Heru Wahyudi, S.Ag selaku Pengasuh Pondok Modern Gontor 7 memberikan apresiasi atas hasil ujian tahun ini, hal ini dikarenakan 99 % santri Gontor 7 naik kelas dengan masing-masing kriteria kenaikan. Dalam kesempatan ini pula Bapak Pengasuh memberikan nasehat dan arahan secara langsung kepada seluruh santri. Acara yang sangat dinantikan
 oleh para santri ini juga dihadiri oleh seluruh dewan guru KMI baik dari unsur wali kelas dan non wali kelas.
            Dari hasil kenaikan kelas ini 46 santri kelas 5 akan diberangkatkan ke Gontor Pusat guna melanjutkan tingkat studi ke kelas enam. Besar harapan Bapak Pengasuh agar seluruh kelas 5 Gontor 7 dapat melanjutkan studi di kelas 6 Gontor Pusat tanpa berkurang satu orang pun.



 
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

             Setelah menjalani bimbingan selama satu bulan, maka pada Rabu (6/7) seluruh calon pelajar yang berjumlah 86 orang mengikuti ujian masuk yang terdiri dari ujian lisan dan tulis. Ujian ini berlangsung selama 2 hari. Masing-masing ujian diadakan selama satu hari.
            Bapak Pengasuh dalam sambutannya mengawali ujian tulis menyampaikan kepada seluruh calon pelajar bahwa ujian di Pondok ini sangat penting dan serius. “kalian merupakan anak-anak yang beruntung karena kalian sudah mendapatkan bimbingan dan wawasan cara belajar yang baik walaupun baru satu bulan,” ungkapnya. Dari hasil ujian ini akan diumumkan pada hari Jum’at (8/7) mendatang dengan mendatangkan seluruh wali calon santri dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


          Dinamika kemasyarakatan menjadi salah satu poin besar dalam sistem pendidikan di Pondok Modern Gontor 7.Pengajian dan peringatan Isra Mi’raj yang dihelat oleh pemerintah dan masyarakat desa Pudahoa juga menjadi objek nyata dari dinamika tersebut.
           Bapak Pengasuh Pondok Modern Gontor 7 H. Heru Wahyudi, S.Ag mendapatkan kesempatan dan kepercayaan untuk menyampaikan hikmah dari isra mi’raj nabi besar Muhammad SAW. Acara yang diselenggarakan di Masjid desa Pudahoa tersebut dihadiri oleh aparat desa dan beberapa tokoh agama desa.Acara tersebut juga dimeriahkan oleh aksi dari santri TPA Pudahoa binaan Pondok Modern Gontor 7.Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan keagamaan masyarakat Pudahoa.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


            Pada tahun ini Gontor 7 mendapatkan amanat untuk mengembangkan proses pendidikan di Sulawesi Tenggara. Hal ini dibuktikan dengan kepercayaan Pimpinan Pondok Modern Gontor Pusat kepada Bapak Pengasuh Pondok Modern Gontor 7 H. Heru Wahyudi, S.Ag untuk membangun Balai pertemuan. Tepat setelah acara pengabsenan disiplin, bahan material baja datang ke Gontor 7 yang sebelumnya dikirim dari Surabaya.

              Menurut H. Heru Wahyudi, S.Ag dana pembangunan ini bersumber dari Gontor Pusat yang dikirim secara berkala. Diperkirakan sekitar 1,7 Milyar untuk pembangunan ini. Bertindak sebagai kontruktor dalam pembangunan ini adalah Ust. Sunarto, salah satu staf Pembangunan Gontor Pusat yang sengaja dikirim oleh Pimpinan Pondok untuk mengawal proses pertama pembangunan ini.

             Besar harapan seluruh santri dan wali santri Gontor 7 bahwa dengan pembangunan ini dapat lebih meningkatkan kepercayaan masyarakat akan keseriusan Gontor dalam pola pendidikan di Sulawesi Tenggara.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Setelah menjalani masa liburan yang cukup panjang yaitu selama 12 hari, kini tiba saatnya santri Gontor 7 kembali ke Kampus Pondok Modern Gontor 7 untuk menjalani aktifitas pendidikan. Ust. Nurwahyuddin, S.Pd.I mendapatkan amanat dari Bapak Pengasuh H. Heru Wahyudi, S.Ag untuk memimpin jalannya pengabsenan, hal ini dikarenakan Bapak Pengasuh sedang tidak berada di tempat, yaitu sedang menghadiri pesta pernikahan salah satu kader Pondok yang sempat mengabdikan diri di Gontor 7 Ust. Heri Ahmadi, S.Th.I.
            Dalam sambutannya Ust. Nurwahyuddin, S.Pd.I mengucapkan terima kasih kepada santri yang berdisiplin datang tepat pada waktunya. Beliau juga menegaskan bahwa yang belum datang pada saat itu akan mendapatkan sanksi disiplin berupa dicoret namanya dari daftar absen. Pengabsenan ini juga diikuti oleh seluruh dewan guru sebagai ungkapan rasa syukur atas kedatangan para santri.

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

About Me

About Me
Manusia biasa yang mempunyai impian dan cita-cita yang luar biasa, mendedikasikan diri untuk Bangsa, Agama dan Negara, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk sesama.

Follow Me

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

Categories

  • Ilmu (2)
  • Jejak (32)
  • Motivasi (1)
  • Perjalanan (4)
  • Sajak (3)

recent posts

Blog Archive

  • Desember 2017 (1)
  • September 2017 (1)
  • Juli 2017 (1)
  • Juni 2017 (2)
  • Maret 2017 (1)
  • Februari 2017 (1)
  • Januari 2015 (1)
  • Agustus 2014 (1)
  • Januari 2014 (1)
  • Juni 2013 (2)
  • Juni 2012 (1)
  • Februari 2012 (1)
  • Januari 2012 (4)
  • Desember 2011 (2)
  • Juli 2011 (7)
  • Juni 2011 (14)
  • April 2011 (1)

My Profile

Foto saya
Nurdin El Bugis
Manisa, Yunus Emre, Türkiye
Lihat profil lengkapku

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates